header

header
anime

Jumat, 08 Mei 2015

Ketika masa lalu menghampiri?? lalu?

Tidak bisa dipungkiri, mantan adalah seorang yang memang pernah mengisi ruang di hati kita. Dahulu pernah melewati masa-masa indah bersama, masa susah bersama, tapi mantan tetaplah mantan. Orang yang menjadi catatan masa lalu. Enggak bohong dong kalau momen ketika bertemu atau diajak berjumpa lagi dengannya merupakan momen berisiko tinggi apalagi ketika dihadapkan dengan kenyataan kita sama-sama sudah mempunyai pasangan masing-masing. Secara tidak langsung manusia adalah mahkluk sosial jadi mau tidak mau untuk ingin bertemu lagi dengan maksud meminta pertolongan atau membicarakan sebuah bisnis baru adalah hal yang manusiawi. Eits, konteksnya bukan meminta pertolongan untuk balikan ya. Memang ada hal yang pantas untuk dikenang, namun tidak untuk diulang. :)
Berikut ini ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan ketika harus bertemu lagi dengan mantan agar tidak terjebak akan kenangan yang sudah berlalu bersama si mantan.

1. Pelajari motif si mantan saat mengajak bertemu
Ketika si mantan tiba-tiba menghubungimu kemudian mengajak kamu untuk bertemu, berfikir positiflah. Pelajari dahulu motif ingin mengajak kamu ketemuan itu apa. Kalau mereka memiliki motivasi ingin curhat tentang pacar barunya, atau hubungan dengan pacar barunya yang semakin menjemukan, tolak baik-baik deh. Ini pasti nanti akan berujung pada penyesalan sia-sia dan berakibat kamu akan iba dengan keadaannya sekarang. Namun ketika ia memiliki motif lain semisal ingin meminta pertolongan pengembangan bisnis barunya, tugas skripsinya yang tak kunjung kelar, atau tugas-tugas yang yang berhubungan dengan keamanan negara kamu bisa menyetujui untuk diajak bertemu dengan dia.

2. Ajak bertemu di tempat umum
Ketika si dia menanyakan tempat yang tepat untuk bertemu, beri rekomendasi tempat yang tepat. Usahakan untuk bertemu ditempat-tempat umum ya, semisal di cafe, restoran, tempat nongkrong, atau taman kampus. Yang terpenting hindari ya tempat-tempat privat seperti kos atau rumah kamu. Tolak baik-baik deh ketika dia meminta datang ke kos atau rumah kamu. Ini juga akan menghindarkan kamu dengan sebuah keadaan yang tidak diinginkan. Semisal ketika pacar kamu nanti datang memberi surprise secara mendadak, eh malah ada dia di tempat kamu. Kan jadi nambah masalah baru. Di tempat umum juga dapat membuat kecanggungan kalian akan lebih mudah ditaklukan. Seperti halnya ketika kamu hang out bareng teman teman kamu.

3. Datang ketempat janjian sendiri-sendiri
Ada baiknya ketika kamu menolak secara baik-baik ketika dia menawarkan untuk menjemput kamu. Lebih baik langsung untuk datang ditempat yang sudah disepakati dengan kendaraan sendiri. Ini akan memudahkan kamu juga ketika nanti tiba-tiba ada acara mendadak untuk bisa pulang tanpa bergantung pada dia. Atau ketika obrolan kalian tiba-tiba nggak nyaman kamu bisa pulang dengan mudah kan? Kamu bisa membuat sebuah alasan kalau tadi lupa angkat jemuran dan keadaan di luar mendung mau hujan. Berbeda ketika kamu nebeng dia waktu berangkat, ini akan menjadi boomerang ketika kamu ingin pulang karena gak nyaman, namun dia menginginkan untuk lebih lama lagi ngobrol sama kamu. Nah loh? kalau sudah begini kan repot. Ini juga menghindarkan kamu lho dari pokiran negatif tetangga kalau mereka tau kamu diantar-jemput sama mantan lagi.

4. Tampil semaksimal diri kamu
Buat ladies, ini nih kesempatan buat kamu ketika kamu dulu ditinggalin sama si dia. Sakit hati kan kalau dulu dia ninggalin kamu demi orang yang lebih cantik daripada kamu. Mungkin kamu yang dulu dinilai di mata dia sebagai gadis yang biasa-biasa aja, gak pernah dandan, norak dan sebagainya sekarang tunjukkan kalau kamu udah bertransformasi menjadi wanita yang dewasa nan mempesona. Persiapkan baju terbaikmu, perbaiki cara bicaramu, dan tentu touch up wajah kamu dengan make up terbaik. Percaya atau tidak make up sangat berpengaruh besar, sedikit saja kamu bisa menggunakan pensil alis atau warna lipstik secara paripurna akan merubah kamu yang bukan seperti kamu saat tanpa make up. Make up memang bisa membuat pengaruh besar terhadap penampilan wanita. Untuk laki-laki jangan kalah juga, kalau kamu dulu terlihat cupu, kekanak-kanakan, suka bau badan tunjukkan kalau kamu sekarang sudah menjadi lelaki maskulin. Kenakan baju rapihmu, pakai parfum teistimewamu, tunjukkan cara terbaik ketika pertama menyapa dia. Penampilan memang menjadi poin plus pertama ketika bertemu dengan orang lain, apalagi mantan yang dulu mungkin sudah menyia-nyiakan kita.

5. Tingkatkan nilai humor kamu
Jangan canggung ketika bertemu dia lagi yang mungkin sudah lama tak berkomunikasi. Biasanya untuk memulai sapaan dan obrolan adalah hal yang paling sulit, ketika dua orang yang pernah mempunyai rasa dan sekarang bertemu seolah tidak ada apa-apa. Bisa saja kamu memulai dengan membuat humor dengan keadaan yang ada disekitar kamu. Semisal, “Wah mall-nya rame ya. Beda sama kuburan”. Oke garing. Tapi garing-garing yang maksa itu akan memancing humor-humor lain diantara kalian yang menjadikan kalian tidak canggung lagi. Menambah nilai humor tentu akan menjadikan jarak diantara kalian seperti teman biasa. Ini akan membuat cair suasana dan mampu sedikit melupakan rasa sakit yang dulu ada saat berpisah dengannya. Disini juga kamu akan tahu nilai humor dia akan naik atau turun ketika tidak bersama kamu lagi. Tapi ingat, tepatkan joke-joke kalian pada saat yang tepat. Jangan malah melucu dan tidak serius ketika ngomongin bisnis yang nilainya milyaran ya.

6. Jangan memulai obrolan tentang masa lalu
Masa lalu memang menjadi hal yang menyakitkan ketika sepasang yang dulu pernah jatuh hati sepakat untuk berpisah. Jadi untuk sebuah obrolan saja kita perlu sangat berhati-hati. Sebaiknya ketika bertemu lagi dengan mantan mulailah dengan menanyakan tentang kabar, kuliah, pekerjaan, atau hoby barunya. Jangan membicarakan persoalan yang dahulu pernah bikin kalian bertengkar atau tentang saat-saat kalian bahagia dulu. Ini akan memicu kenangan lama kamu bersama dia. Namun ketika dia memulai untuk membicarakan yang terjadi di antara kalian di masa lalu tanggapi secara bijak. Jangan terprovokasi oleh perasaan yang memang kadang datang suka tidak beraturan. Sebelum berangkat memang harus luruskan niat untuk menyambung silaturahmi saja, atau urusan yang memang tadi sudah disepakati. Jangan mudah terbawa nostalgia. Memang dahulu dia baik sama kamu, dia pernah berjuang buat kamu, namun kamu tidak akan menikahi masa lalu bukan? J

7. Tunjukkan kalau hidupmu sekarang lebih bahagia

Ketika si dia mulai ingin mengorek cerita tentang kehidupan kamu, santai dulu. jangan terpancing untuk membicarakan semua tentang kesedihan ataupun kegagalan yang dulu pernah kamu terima. Memang sih dulu kamu pernah gagal berkali-kali soal cinta setelah dia pergi, kamu masih belum bisa move on saat melihat dia dengan orang lain, namun tutup semua itu dengan kekuatan-kekuatan prestasimu. Ceritakan tentang keberhasilan-keberhasilan yang telah kamu capai saat tidak bersama dia. Kalau kamu sudah punya pasangan ceritakan betapa bahagia kamu dengan pasanganmu sekarang. Namun ketika kamu single pun tunjukkan kebahagiaanmu betapa kamu bisa sukses dengan hebatnya kamu berjuang sendiri. Tunjukkan kalau kamu sangat bersyukur dengan hidupmu saat ini. J

Sabtu, 04 Januari 2014

senja di ujung stasiun

apa yang membuat kamu begitu lelah
sorot mata yang gelap sulit untukku cerna
berbeda ketika dini hari di stasiun dulu
gelapnya malam masih bisa terkalahkan akan pancaran mata yang begitu meneduhkan.

kala itu di penghujung senja aku berlari meraihmu.
mengarungi malam panjang sampai pada dini yang sama.
tapi bukan mata yang sama yang kulihat.
mata yang begitu asing bagiku.
mata yang sudah tak mampu lagi untuk mengajakku berjuang pada cerita yang sama.

kali ini di penghujung senja yang lain.
kerinduanku sudah menguras realita.
namun aku sudah tak mampu lagi berlari bersamamu.
aku hanya mampu menangis dalam senja.
menatapi helai demi helai ketidaktahuanku akan pemilik mata teduh itu yang entah dimana.



Senja Utama, 17 :05 13 Desember 2013

Minggu, 06 Januari 2013

ibu #1

Jangankan untuk membicarakannya, mengingatnya saja sudah cukup memberi kekuatan tersendiri bagi saya.. :)
Sosok lembut, dinamis, namun hatinya melebihi baja yg kuat walaupun ditempa ribuan cobaan. :)
Kadang saya berempati, andaikan saya diposisinya mungkin sudah memilih bunuh diri saja. Tapi beliau lain !
Dari beliau saya sering dpt kekecewaan sekaligus penghargaan. Dari beliau jugalah saya bisa dititik seperti ini. :)
Tak pernah mengajarkan untuk jadi orang tinggi, tapi menjadi orang yang tau diri. Bersyukur kunci utamanya. :)
Dan hari ini saya pulang untuk beliau yg sedang terlelap disamping saya. Selamat hari anda ; ibu. Doaku sepanjang hayatku. :)


via @erjelanggeng
~ selamat hari ibu ~
21122012

Minggu, 14 Oktober 2012

terima kasih, dua satu :)


yaa Tuhan... udah dua satu aja.. kuantitas lagi. :p
kayaknya baru kemarin masih ngerasahin di gendong ibu sambil lari sana-sini.
kayaknya baru kemarin di suapin embak waktu mau berangkat ke SD.
kayaknya baru kemarin di anterin bapak buat daftar ke esempe.
dan sekarang uda dua satu, uda dua tahun lebih jauh dari orang tua sama keluarga, dan ketemu mereka pun hanya bisa di itung dengan jari tiap tahunnya. huft.. :)

yaa Tuhan, terima kasih atas nafas yang terberi sampai di detik dua satu tahun ini.
Terima kasih atas denyut yang tak pernah kau tagih walaupun tingkahku tak terbatas begini.
terima kasih atas segala limpahan karuniamu yang begitu tinggi walaupun batas syukurku tak pernah menang dengan ambisi.

dua satu ini, tangisan, jeritan, serta kebahagiaan sudah campur aduk melingkupi keseharian. tapi dengan itulah saya belajar, terus membaca kehidupan. satu kata 'INDAH'. lebih dari itu bahkan kalau harus di diskripsikan. cukup dan syukur itulah makna besarnya. :)

bukan siapa yang pertama kali mengucapkan 'selamat hari lahir'.
bukan siapa yang mengingat empat belas oktober.
tapi mereka yang benar-benar mengisi, menyelaraskan, dan membuat saya berharga atas penghargaan yang mereka beri ke saya dengan caranya. :)
terima kasih, terima kasih, dan terima kasih.
sebenarnya tanpa kalian saya bukan apa-apa, bukan siapa-siapa, dan tak tahu sampai dimana saya.

entah kenapa tiba-tiba ingin mematikan tanggal lahir yang ada di facebook, saya akui beberapa teman dari kecil hingga dewasa mungkin bisa bertemu dan tahunya lewat akun sosial media itu. mungkin bagi orang yang mencari dan mengingat tanpa keterpaksaan mereka lantas ikut menyemarakkan hari ini. ini, benar-benar rasa terimakasih saya berlebih buat mereka. :)

terima kasih buat @irmaayu dengan begitu niatnya ngasi picture unyunya.
terima kasih buat @ayupitti @diahfatma sahabat esema saya, G2b. \m/.
terima kasih, sahabat-sahabat lain, kawan dekat, dan semua yang begitu membuat hidup saya lebih berarti hingga di titik seperti ini.


from my dear n lovely house mate :D

from dearest @irmaayu























terima kasih semua, terima kasih Tuhan,
We're not born to be something we're not :)



14 Oktober 2012


Kamis, 11 Oktober 2012

pertent(angan) darimu

Saya berfikir.. berfikir.. dan berfikir yang menghasilkan ketakutan.
Saat sebuah keberadaan harus bertentangan akan (semacam) kebenaran.
Rasa memang tak pernah mau terkalahkan dengan fikiran.
Namun semakin kesini semakin tersadar, rindu yang seutuhnya tak akan pernah ada.
Ia akan terbatasi akan sebuah hak lain dalam lingkup (semacam) kebenaran tadi.
Berhenti atau melanjutkan perjalanan?
Berhenti atau mundur dalam permainan ?
Hal yang tak tepat dikala hati yang mendominasinya. Salah atau benar ?
tak ada ketentuan yang membatasi dua verbal itu.
Menari dalam hujan atau tersenyum melihat senja yang menjadi gulita ?
Itu pilihannya.
Terisak bersama sesak atau lepas senyum dalam naungan kenangan.
Sulit.
Saya tak ingin menjadikanmu kenangan utuh dalam memori saya.
Banyak harapan yang terjanjikan dan banyak kebahagiaan yg tercanangka..
Saya memang bukan apa-apa? Namun semua kepercayaan sudah saya beri dari awal.
Kamu memang arti tanpa terkecuali bagi saya, tapi entah kenapa saya menjadi bukan arti bagi kamu.
Maaf, hujan dipelupuk mata ini sudah terlampau sering untuk kamu.
Biarkan rindu yang akan menjadi pelangi kita nanti.

* Semoga dengan air mata sanggup memberi pengertian dari sudut ruang hati terdalam kamu.
dan semoga ketegasan akan hinggap segera untuk membimbingmu menjadi lebih baik.
11102012
-erje-

Sabtu, 24 Maret 2012

palsu anda sekalian

saya disini tak mau menjadi mahkluk bodoh yang hanya melihat tolol orang-orang disekitar saya tertawa bahagia.
saya bukan boneka yang bisa disentuh saat mereka butuh mainan untuk di olok-olok.
apa mereka ? siapa mereka ? dan apa maksud mereka ?
kadang memang hidup tak melulu harus mengikuti alur mereka
namun drama konyol ini bukan komedi yang layak di komersilkan
saya manusia. wujud nyata yang punya otak dan hati !
saya bukan raga kosong yang seru untuk dilempar sana sini.
ini tak semacam cipta yang layak untuk di teriaki.
dan ini bukan masalah air pelupuk yang akan jatuh itu berebut siapa yang menyeka.
pikir ! pikir ! semoga pemikirannya tidak beranjak gila ?
bukan...
ini bukan sekedar ungkapan sakit hati !
tapi ini sudah representatif wujud hidup dari perlakuan tak adil !
saya manusia. tolong hargai saya !


ps : hanya tumpukan milyaran sel hidup yang busuk jika diam saja dalam masalahnya.

24032012

what's marriage ?

Masih bingung sama logika orang menikah.
Sebagian dari mereka memilih alasan “ideal”-nya karena usia, ibadah, atau yang paling menjijikkan masalah CINTA. Aah what the freaky reasons !

Banyak orang yang mulai akan kebakaran jenggot saat usia mereka sudah “umur”.
Pernah suatu waktu seorang teman datang ke saya. Cowok bytheway. “aku capek, masak umurku uda 25 gini, mapan juga uda, kerjaan gaji gedhe, rumah pribadi juga ada. Cuma istri ini aku belum punya? Apa salah aku…” *kemudian dia lari sambil ujan-ujan, gulung-gulung ditanah, dan memukul-mukul tembok* btw itu Cuma dramatisir. Hahaha
oke back to the topic. Suer deh bingung banget saya saat itu. Bingungnya gini men secara usia saya masih dalam pubertas gitu ya *errrr* tapi uda dipaksa untuk ikut campur dalam masalah kehidupan orang (yang ngaku) dewasa dan gak laku-laku itu. PLEASE ! salah saya APA ?!! APA salah SAYA ?!!!

Yang kedua mereka mempersoalkan keyakinan. Yahh ibadah. Karena nikah itu sunnah Rosul. Jadi yaa HARUS. Trus muncul pertanyaan lagi, kalau nikah itu ibadah trus kalau nikah LAGI juga ibadah kah??? hmmm… oke mungkin banyak yang menjadikan alasan itu, dan saya juga ga menjustifikasi dong. Tapi dalam perjalanannya iman mereka tak kuat seiring bertambahnya usia mereka. Dan goda’an zaman yang semakin masya alloh..... kemudian...... selingkuhpun jadi pilihan. Atau kalau ndak yaa poligami boleh deh, tetep mengatasnamakan “IBADAH”. Kasian sekali kenapa ibadah dibuat kambing hitam nafsu mereka. Ck ck ck.
Btw soal poligami, emang sih dalam kepercayaan saya hal itu tidak dilarang. Namun, coba deh lebih berfikir terbuka lagi soal perasaan wanita. Mana ada sih wanita yang mau dimadu ? dan yang saya tahu poligami dihalalkan dalam kitab suci itu hanya teruntuk orang yang istimewa mampu bersikap adil dalam satu waktu. Dan orang teristimewa yang mampu bersikap demikian Cuma Nabi Besar Muhammad saja. That’s all. Manusia gak ada yang sempurna men, jadi kenapa musti sok-sok sempurna dengan mengandalkan kepalsuan untuk menuruti hawa nafsunya.

Dan kemudian alasan yang benar-benar menjijikkan yaitu CINTA. Benda apasih itu sebenernya? Ada yang tau gak ???
(sebut saja) abang : “Dek, abang CINTA sama adek. Pengen jadi’in adek ibu dari anak-anak abang, nikah yuuks….!”
(sebut saja) adek : “*malu-malu babi* iya bang, adek mauu”
*itulah cuplikan dialog dua orang yang saling kasmaran dan tak memperdulikan orang-orang yang tak punya pasangan disekitarnya. #apasih
Hahahaha
Eh sebentar, itu belum selesai.
@@@@ beberapa tahun kemudian @@@@
Curiga-Berantem-khilaf-try to flirt with another man/woman-kegep-minta cerai
Siklus macam apa itu. What the…….!!!!!!

Sudah banyak cerita yang mampir dalam hidup saya dari banyak orang dewasa yang sudah berkeluarga. Ratanya mereka sama saling nyesel dalam hubungan suci mereka. padahal anak mereka juga udah gede-gede. Nah kayak gitu sapa yang salah woy ! salah GuWE, salah temen GUWE !! *mulai* hahaha
*sigh* *ntah untuk keberapa kalinya*

Satu sisi saya heran sih sama sebagian orang yang cerita aib keluarganya ke saya. Tapi sisi lain saya sadar, menikah itu bukan hal yang mudah. Proses yang memang harus mengikat satu sama lain antara mereka untuk bersatu. Namun tak hanya janji mereka satu sama lain, janji mereka kepada orang yang mereka kenal, namun sakralisasi menikah yaitu janji mereka kepada Tuhan. Yaa menurut saya Janji yang udah terucap dihadapan Tuhan gak akan ada yang bisa memisahkan kecuali maut.
Dengan berfikir seperti ini bukan dalam artian saya ogah dengan kalimat ‘nikah’. Egois sekali rasanya kalau hanya menjadikan nikah sebagai tujuan hidup dan sumber kebahagiaan kelak. Hal itu gak semudah anak esempe yang mengangguk saat di ajak jadian, atau seorang gadis yang tiba-tiba berteriak saat mendapat voucher discount 99 % dari butik elit. Hehe bagi saya kelak siapaun nanti orangnya yang akan memegang buku merah sebagai pasangan buku hijau milik saya nanti dia merupakan orang yang benar-benar-benar. Yang menikah dengan tidak memakai alasan klasik tersebut walaupun mau tak mau alasan itu pasti tersirat. Namun ia datang dengan segala kerendahan hatinya untuk mengajak saya hidup bersama dan melengkapi satu sama lain dalam komitmen suci hingga maut yang memisahkan. Seorang yang memang tak mempunyai intrik ‘kemirupen’ untuk merayakan pernikahan, namun menghidupi pernikahan itu sendiri sampai akhir hayatnya.

with sincere
-erje_
03032012