Karena pada dasarnya manusia yang berhubungan dan bergesekan langsung dengan manusia lainnya,penghargaan tak elak menjadi faktor penting yang dibutuhkan untuk kelanjutan hidup orang/seseorang. Bukan dalam artian tanpa adanya penghargaan kita tidak bisa hidup. Tapi karena begitu pentingnya penghargaan tersebut maka menjadikan orang akan merasa ‘useless’ untuk menjalani proses hidup selanjutnya jika tanpa adanya pengahargaan dalam hidupnya. Apapun dari siapapun.
Semacam feed back yang menjadi tolok ukur seberapakah kita. Suatu hal yang teramat bernilai bagi sang penyandang ‘kategori’ kenapa ia patut di hargai. Suatu bentuk apresiasi yang diberikan atas berbagai alasan . Dan sebagai bentuk indikator betapa berharganya sesuatu/seseorang. Tidak bermaksud menilai orang/seseorang dengan harga, uang, atau materi. Tapi dengan bentuk apa dan bagaimana yang kita berikan dengan dasar ketulusan yang dalam. Mungkin sebagian sebuah penghargaan itu memiliki nilai materi yang lumayan tinggi. Tapi disitulah, sebuah ketulusan dan nilai akan orang tersebut di inteprestasikan. Bukan apa yang ia terima. Tapi nilai dan perjuangan untuk sebuah penghargaan tersebut. Nilai dan perjuangan inilah yang nantinya bagi penerima penghargaan untuk direnungkan.
Dari pengahargaan itulah kita bisa menilai ‘seberapa jauhkah kita’, ‘seberapa bisakah kita’, ‘seberapa berharganya kita’, dan ‘seberapa layakkah kita’. Suatu penghargaan tak akan pernah bisa kita peroleh tanpa kita pernah melakukan sesuatu. Bagi penerima penghargaan apa yang telah dihargakan pada dirinya bukanlah suatu hal yang sepele. Suatu penghargaan adalah bentuk kepercayaan tertinggi yang diberikan untuk di hargai kembali dan menjadikan dirinya lebih lagi.
Yah, harga dan dihargai. Saling berkaitan kuat pada perjalanannya. Karena kenyataannya orang yang memberi penghargaan merasa lebih bahagia dan berguna bila ia mampu dihargai kembali atas apa yang ia lakukan.lantas banyak orang kecewa dengan apa yang ia perjuangkan tapi tak pernah dihargai kembali. Hmm yah jawabnya kembali pada prinsip bahagia dan ketulusan pada diri masing –masing. Huft, semakin jauh dan berat. Karena ketulusan seseorang tidak dapat di ukur hanya dengan orang tersebut mengucap, “Saya tulus kok..”. Dari situlah manusia sangat perlu dihargai kembali dari dan dengan bentuk apapun. Dan kembali lagi. Bukan ‘apa’ dari penghargaan itu. Yang paling utama ketulusan untuk menerima dan menghargai suatu penghargaan itu.
Apapun yang sudah anda terima, hargai lebih arti dibalik semuanya. Apapun bentuk penghargaan terima, dan hargai kembali mereka. Bagaimanapun itu. Siapapun itu. Karna tanpa itu anda tak kan tahu, Siapa diri anda.
Coretan sebuah harga
-Erje- 160020032011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar