header

header
anime

Sabtu, 30 April 2011

Ooohh.. Pangeran !

Terinspirasi dari berita yang lagi ‘in’ saat ini nih, yah pernikahan pangeran William dan Kate Middleton. Aah saya yakin seyakin-yakinnya pasti orang sejagad raya ini pada iri dengan mereka seiring gencarnya pemberitaan yang di eksklusifkan oleh media apapun di dunia ini. Hehe. Dari situlah kita tahu akan riwayat pangeran William yang merupakan calon pewaris tahta kerajaan Inggris dan juga korban perceraian mama-papanya pangeran Charles dan lady Diana, dan nahasnya lagi ia harus ditinggal mamanya ke surga duluan. Kalau dilihat dari perkembangan hidup mugkin jadi hal yang sulit bagi seorang macam pangeran yang hidup dalam istana penuh aturan dan melihat papanya yang se-enaknya sendiri kawin dengan mantan pacarnya sepeninggal mamanya tercinta. Bagaimanapun sosok mama tak akan pernah hilang dari diri pangeran Willy ini, sosok mamanya yang begitu ‘wah’ dimata dunia, yah manusiawi lah kalau seorang anak yang begitu mencintai dan mengagumi mamanya. Pun juga dalam pencarian sosok pendamping hidup. Akhirnya bertemulah pangeran Willy tersebut dengan seorang gadis yang pintar, anggun, cantik, lembut, cerdas, dari keluarga bukan bangsawan, dan tentunya pangeran william sangat cinta pada gadis tersebut. Catherine Elizabeth Middletone yang tak lain adalah anak dari wirausahawan mainan anak-anak dan jasa pesta pernikahan, tapi usahanya cukup sukses meskipun kecil. namun demikian si Kate ini bisa sekolah hingga perguruan tinggi. Sebentar, kok disini saya salut banget ya dengan Kate yang ‘biasa’ saja dan bisa meremukkan hati pangeran William? Apakah faktor keberuntungan kah yang seperti cerita dongeng berabad-abad tak pernah berubah kalau pangeran ganteng akan mendapatkan gadis miskin, yang biasa saja mengatas namakan CINTA !
Fiuuh.. pasti yang jawab “aah Kate itu hanya gadis yang beruntung” tidak kecil jumlahnya. Dan saya rasa itu hanya semacam hiburan bagi orang-orang yang iri karena tak bisa berdamping dengan pangeran William kaan??? :p. Hihahaa
Nah sekarang saya yang mencoba berkomentar, menurut analisis saya disini bukan Kate yang beruntung kejatuhan duren geede isinya double tengah hari bolong tepat di depan mukanya #lebeh. Tapi pangeran William lah yang beruntung untuk mendapatkan Kate Middleton ini. Yah menurut analisis saya –ala sentilansentilun deh- Siapa sih yang layak untuk wanita caumlaude dengan predikat A disemua mata kuliahnya dan meraih predikat master of art di universitas St Andrews Skotlandia ini, wanita yang teramat bijaksana, dan mendapatkan banyak penghargaan dari beberapa media atas trend modenya berbusana. Dan Ia juga memiliki jiwa sosialisasi yang teramat tinggi loh. Wiiiihhh... mbak Kate.... :D
Jelas disini saya tetap dengan pendapat kalau lagi-lagi mas William ini BERUNTUNG. secara kualitas mbak kate ini sendiri sudah kayak gitu. Nah –lagi- pesannya singkat yang ingin saya sampaikan disini adalah khususnya untuk para wanita yang masih iri sama mbak kate dan (masih) juga belum percaya kalau royal wedding itu telah usai.hihihi
Anda tahu to kualitas yang bagaimana baiknya pasangan hidup yang akan Anda pilih sampai akhir hayat nanti? Kalau ingin pasangan yang sepadan atau bahkan lebih untuk diri Anda berarti Anda juga tahu apa yang harus dilakukan pada diri Anda. Yaaaaahhh.. KUALITAS DIRI. Hmm begini, jangan deh berharap pasangan yang sekelas pangeran Willy gitu sedangkan kelas dan kulitas Anda masih berada di jongosnya-pembantu-sahayang-dayang-nya Sang rajanya-raja dunia? Hayooo.. mbulet kan lek gini.. ;p
Anda boleh bercita-cita besar gag pernah ada salah yang menyalahkan, tapi besarkan dulu diri anda, jangan hanya menang di tampang dan beranggapan anda udah cukup. Semisal nih ada contoh yang saya ambil. “Ah aku uda cantik kok, perawatan tiap hari, kesalon 8 kali seminggu, creambath tiap senin pon, meni-pedi tiap selasa kliwon, facial jumat legi, ke dokter kecantikan tiap rabu wage,(halah). pasti nanti aku dapet lelaki yang setia, kaya, ganteng, ngeti’in aku, jabatannya tinggi, punya rumah pribadi, mobil pribadi, pulau pribadi...bla, bla, bla....”
Euhm memang sih mbak itu cantik, cuantik malah tapi,, tapi banget, tapi (maaf) otaknya kosong ! hasssh. Ada dua argumen lagi nih yang memperlihatkan (maaf)kegoblokan mbak yang ngomong demikian. Satu, mana ada sih lelaki sempurnaH kayak itu di dunia ini, dan yang kedua kalaupun ada lelaki yanng demikian apakah mau sama mbaknya yang berotak (Maaf) kosong dan bermodalkan fisik aja. Orang yang sempurnaH juga berfikir ga bakal ingin kenal ataupun ketemu anda kalii. #eh Maaf kalau emang para embak-embak yang merasa demikian tidak nyaman dengan pendapat saya biarlah dosa buat saya. eeehhh amit-amit. :I
Tapi memang saya ingin banget loh biar dikata kita ini kaum lemah tapi ya gak se-enaknya sendiri lelaki menilai kita selemah-lemah. Eh salah semenah-menah maksudnya.
Dan makanya ayo dong bangun kualitas diri kita, dengan kualitas diri kita yang sangat teramat layak itu nantinya lelaki yang teramat sangat layak pula pasti kelepek-lepek sama kita. Saya berharap suatu hari nanti pada hari pernikahan, kita gag pamer sama temen-temen dan kerabat –kerabat dengan berkata,”Saya beruntung mendapatkan lelaki seperti Dia” tapi kita dengan tegas dan lantang bilang “Dia beruntung mendapat Wanita seperti Saya”.
Sekian. :)
280420112336

Tidak ada komentar:

Posting Komentar